Kamis, 05 November 2015

ternyata aku hidup

berbeda beda tapi nyata terasa ada namun menghilang begitu saja ketika pagi datang adzan bergumandang hati  tergetak mengejar keimanan. gadis yang selalu berpurapura bahagia dalam hidupnya selalu menipu dunia ini untuk merasakan kenyamanan hidup. pada awalnya terasa bahagia hidup sebelum dewasa . terasa jenaka, mudah, tidak hampa, penuh dengan senyuman yang indah.akhirnya kenyaman itu hilang seketika mulai beranjak dari dunia kecil ke dunia sebenarnya. i will try it perasaan ketika dewasa adalah cinta terbagi terpecah dan terjatuh. semakin tinggi yang dikejar semakin sulit untuk didapat pernah berkeinginan untuk mengakhiri hidup tapi untuk apa menghindari masalah kah ? terselesaikan masalah kah ? melupakan masalah kah ? tentu tidak!!! keimanan kita lah harus kita pertarukan di dunia agar tetap hidup dengan sesuai kaidah yang dimiliki. tetap melangkah dan maju merasakan apa yang dirasakan pada diri orang lain dan diri kita sendiri berjuang agar tetap maju walaupun persaingan yang ketat didunia namun harus distabillkan dengan persaingan di akhirat ini bukan kemunafikan apalah ataupun mendakwahi tapi ini curahan seorang gadis yang ternyata hidup dengan sederhananya mengikuti arus deras kehidupan yang harus mesti dituntun dan di bimbing agar sebelum melangkah tidak salah menentukan arah jalan untuk masa depan nya. semoga gadis ini mengerti bahwa dia hidup karena gumpalan darah yang mengalir ingin terus mengalir dan berdenyut dihati malaikat tanpa sayapnya. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar